Langsung ke konten utama

Kemanakah harus ku lanjutkan??

"Maaf, anda tidak diterima di PTN melalui SNMPTN 2011 Jalur Ujian Tertulis."
Hufff, rasanya nyesek juga... Kecewa. Tapi ya begitulah... Tapi mungkin ini awal keberhasilan yg tertunda. Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita. Positive thinking,, ayo semangat! hiks, hiks,,, 
Tapi ini semua kesalahanku, aku yang nggak belajar. Aku yang terlalu menyepelekannya. Aku yang menganggapnya mudah. Jadi SOMBONG. Ckckck... Menyesal? yaa, sangat menyesal. Apalagi mengecewakan orang tua. Maaf yaa Mah, Pah... Maafkan anakmu... Tuh kan penyesalan itu datangnya terakhir... Malu juga sih nggak lolos, karena banyak orang yang mengharapkan aku lolos dan bisa mengambil jurusan tentang pendidikan. Tapi aku nya malah menyia-nyiakan kesempatan itu. Huff, payah...


Sekarang lagi bingung nih, mau ikut PEMABA (ujian mandiri) tapi kok pesimis begini sih, mau ambil yang swasta tapi bingung yang mana yang telah terakreditasi A. Kalo tentang jurusan, insya Allah udah mantap pingin ambil Psikologi atau Pendidikan Sosiologi.


Niatnya kalo masuk negeri, ambil Pendidikan Sosiologi. Jadi GURU.
Tapi kalo swasta, ambilnya Psikologi. Jadi Psikolog.
Tapi kok kurang di dukung ya sama ortu, ambil Psikologi? Hmmm....


Nah, akhirnya diskusi bareng sama ortu. Sarannya ikut SNMPTN tahun depan, setahun cari kerjaan.
Tapi, mau kerja apa ya? Wah nunggu setahun? Malah bikin tambah nggak semangat aja.
Trus, disuruh cari swasta. Yowis, udah dicari tapi agak jarang juga ya yang fakultas Psikologi terakreditasi A. Tambah bingung lagi aja...


Finalnya, disuruh coba ikut PEMABA di UNJ.

Bismillah, semoga aja ini jalannya. Mau belajar sungguh-sungguh. Nggak main-main dulu.
Pokoknya nggak boleh gagal. OPTIMIS. Harus RAJIN. Belajar & berdo'a.

Wah, kayaknya modem + laptop di simpan dululah...
Modem + Laptop = SETAN .
Lho kok? Yaiyalah, godaannya pinginnya main muluu.. Online, browsing, download, upload, nge-twitter, facebook-an, bloger-an, ym-an, e-mail-an, dll dah... ckckck..
Gaya bener dah... Ups, nggak boleh norak and sombong. Itu kan pamer. Ntar jadi takabur lho...
Astaghfirullah.....


Yasudah yah.. tanggal 23 Juli 2011 ujiannya nih..
Berarti masih ada kesempatan dan waktu. Harus dipergunakan dengan sangat baik.
Mohon do'anya yaaa....
Bismilllahirrohmaanirrohiim.....
AKU PASTI BISA .
AMIIN.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI NOVEL : HIPERNOVA Sang Paradoks, Pesujud dan Monotheisme

JUDUL BUKU : HIPERNOVA | PENULIS : FARIZA AULIA JASMINE TEBAL BUKU : 230 HALAMAN | PENERBIT : TIGA SERANGKAI TAHUN TERBIT : 2018  GENRE : RELIGI, FIKSI | NILAI : 4/5      Tuhan tidak lain hanyalah proyeksi manusia. Begitulah pandangan Novae, sosok perempuan yang berprofesikan model terkenal penderita albino. Ia telah kehilangan kepercayaannya terhadap Tuhannya. Berawal sejak peristiwa yang telah terjadi yang dialaminya pada tragedi tsunami di Aceh tahun 2004. Selain itu ia juga kehilangan saudara-saudaranya dan juga keyakinannya sendiri terhadap hidup.      “Selain Tuhan adalah proyeksi manusia, saat ini ketuhanan menjadi ajang bisnis bagi para umat ‘berkostum’ laksana malaikat, padahal lebih menyeramkan dari kostum hallowen . Mereka memasang karakter, image , bahkan menjual ayat-ayat yang disebut suci untuk sesuap nasi. Sialnya, banyak orang yang menyanggupi menggelontoran uang bernominal sangat besar sebagai konsumen mereka. Oh... sungg...

Eksistensi VS Figuritas

 “Saat diamnya penjual es teh mampu menjatuhkan sosok pendakwah yang sombong. Maka di situlah Allah munculkan the power of netizen .” Video viral yang kini beredar mengenai penjual es teh menjadi sorotan tajam bagi netizen. Hal itu terjadi karena adanya perundungan verbal di ruang publik oleh sosok yang namanya tersematkan ‘Gus’. Situasi tersebut semakin memanas, saat video lainnya juga muncul dan menampilkan hal serupa di mana sosok yang bernama Miftah Maulana Habiburrohman, atau lebih dikenal dengan Gus Miftah, adalah seorang mubaligh dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman melontarkan kata-kata yang kasar pada lawan bicaranya. Adab dulu baru ilmu adalah Al adabu Fauqol 'ilmi. Pepatah ini mengandung makna bahwa adab lebih tinggi daripada ilmu. Hal ini kembali menjadi nasehat terbaik bagi kita dalam berinteraksi di masyarakat. Sebab mulutmu adalah harimaumu menjadi senjata mematikan yang dapat membunuh siapa saja, bagi mereka yang tak mampu menahan diri berucap kasar dan m...

Kecil tapi Nyata

Kecil tapi Nyata.... Suatu hari, seorang pemuka agama dimintai bantuan oleh seorang wanita malang yang tidak punya tempat berteduh. Karena sangat sibuk, pemuka agama itu berjanji akan mendoakan wanita tersebut. Beberapa saat kemudian wanita itu menulis puisi seperti ini : Saya kelaparan ... dan Anda membentuk kelompok diskusi untuk membicarakan kelaparan saya Saya tergusur ... dan Anda ke tempat ibadah untuk berdoa bagi kebebasan saya Saya ingin bekerja .... dan Anda sibuk mengharamkan pekerjaan yang Anda anggap tidak pantas, padahal halal dan saya membutuhkannya Saya sakit ... dan Anda berlutut bersyukur kepada Allah atas kesehatan Anda sendiri Saya telanjang, tidak punya pakaian ... dan Anda mempertanyakan dalam hati kesopanan penampilan saya, bahkan Anda menasehati saya tentang aurat. Saya kesepian ... dan Anda meninggalkan saya sendirian untuk berdoa Anda kelihatan begitu suci, begitu dekat kepada Allah tetapi saya tetap amat lapar, kesepian, dan kedingi...