Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tugas

Perubahan Sosial dalam Penggunaan Jejaring Sosial Facebook

Perubahan Sosial dalam Penggunaan Jejaring Sosial Facebook (Studi Kasus: Gara-gara Pamer di Facebook ) Oleh : Ima Nirwana Wati Abstrak Perubahan sosial yang dilakukan oleh seseorang adalah adanya suatu motif tertentu.Baik yang dilakukannya dengan cara yang baik, maupun yang buruk. Hal itu terlihat jelas dalam penggunaan jejaring sosial facebook. Di mana dengan adanya facebook, masyarakat lebih sering berinteraksi dengan orang lain melalui dunia maya. Sehingga seringkali terjadi sikap antisosial ketika sedang berkumpul bersama teman, salah satu dari mereka asyik bermain handphone-nya dengan jejaring sosialnya yaitu salah satunya facebook. Selain itu juga, membuat perubahan akan adanya karakter seseorang yang berbeda dengan dunia nyata atau dunia maya. Pada penulisan ini, penulis akan mencoba menganalisis mengapa hal itu terjadi demikian? Terutama pada kasus gara-gara pamer di facebook yang berdampak besar pada seseorang seperti terjadinya perampokan ataupun penangkapan o...

JIKA AKU MENJADI GUBERNUR DKI JAKARTA

Hmm, menjadi seorang pemimpin?? Siapa takut? Namun, permasalahannya jika nanti ketika aku menjadi seorang pemimpin, apakah para anggotaku akan tetap berada di sampingku? Apakah mereka akan di belakangku, lalu pelan-pelan meninggalkanku? Ataukah mereka mendorong memberikan motivasi untukku? Ataukah mereka menusuk aku dari belakang dan menjatuhkanku? Hal itulah yang terlintas dibenakku. Menjadi seorang pemimpin itu tidaklah mudah, apalagi memimpin anggota atau rakyatnya yang begitu banyak. Belum lagi harus menjadi penengah perbedaan pendapat antara satu dengan lainnya. Menjadi bijaksana dan memikirkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Mengalah untuk orang lain dan tetap harus siap dan siaga apapun yang akan menimpa diri pribadi. Ada dua hal yang akan diterima oleh seorang pemimpin, ketika memimpin yaitu; hinaan/cacian ataukah pujian/sanjungan. Hal itu akan terjadi ketika sukses atau tidaknya suatu pemimpinan tersebut. Tidak itu saja, menjadi pemimpin terkadang menjadi...

Eksploitasi Perempuan dalam Media Massa

Jika kita mencoba untuk memikirkan apa yang membedakan laki-laki dengan perempuan, hal pertama yang akan terpikirkan oleh kita ialah jenis kelamin. Ketika kita berbicara mengenai perbedaan jenis kelamin maka kita akan membahas perbedaan biologis yang umumnya dijumpai antara laki-laki dan perempuan, seperti perbedaan pada bentuk, tinggi serta berat badan, struktur organ reproduksi dan fungsinya,  suara, bulu badan dan sebagainya. Berbeda dengan jenis kelamin, gender sendiri memiliki pengertian tersendiri. Menurut Mead, bahwa dalam sejarah kebudayaan masyarakat Barat dikenal perbedaan kepribadian laki-laki dan perempuan. Dalam klasifikasi tersebut, perempuan dikaitkan dengan ciri kepribadian tertentu seperti watak keibuan, tidak agresif, berhati lembut, suka menolong, emosional, tergantung, memanjakan, peduli terhadap keperluan orang lain dan mempunyai seksualitas feminine. Laki-laki, dipihak lain dikaitkan dengan ciri kepribadian keras, agresif, menguasai dan seksualitas kuat. ...

Sebuah Perjuangan

Tan Malaka berkata, "Lindungi bendera itu dengan bangkaimu, nyawamu, dan tulangmu. Itulah tempat yang selayaknya bagimu, seorang putra/putri tanah air Indonesia tempat darahmu tertumpah..." Ketika Indonesia masih dalam belenggu para penjajah, banyak para pejuang yang rela berkorban untuk kemerdekaan Indonesia. Para pemudanya pun bergerak membuat suatu strategi dalam rangka kemerdekaan tanah air tercinta. Pada tanggal 16 Agustus 1945, Bung Karno 'diculik' atau lebih tepatnya 'diamankan' dari Jakarta. Karena ketakutan pemuda dalam pengaruh pimpinan militer dan pemerintahan Jepang terhadap Soekarno pada saat itu. Selain itu, menurut pengakuan mantan anggota PETA yang terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok, Jusuf Kunto, Soekarno dan Hatta diamankan ke luar kota karena para pemuda dan PETA takut akan keselamatan kedua pemimpin bangsa itu. Kepada Achmad Soebardjo, Jusuf Kunto, disertai Pandu Kartawiguna dan Wikana mengatakan alasan mereka membawa So...

“Apakah golput merusak partisipasi politik masyarakat dan tidak pro terhadap demokrasi?”

KATA PENGANTAR             Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang  Maha Esa atas limpahan berkah dan inayah-Nya, sehingga karya tulis ini telah selesai dikerjakan dengan tepat waktu.           Dalam kehidupan berpolitikdi setiap Negara yang kerap selalu menikmati kebebasan berpolitik namun tidak semua kebebasan berpolitik berjalan sesuai dengan yang di inginkan, karena pada hakikatnta semua system politik mempunyai kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Demokrasi adalah sebuah proses yang terus-menerus merupakan gagasan dinamis yang terkait erat dengan perubahan. Jika suatu Negara mampu menerapkan kebebasan, keadilan, dan kesejahtraan dengan sempurna. Maka Negara tersebut adalah Negara yang sukses menjalankan system demokrasi sebaliknya jika suatu Negara itu gagal menggunakan system pemerintahan demokrasi maka Negara itu tidak layak disebut se...