Langsung ke konten utama

Found You by Jaejoong, Yoochun, Junsu

Soljikhi cheoeumen mollatseo ooyeonhan mannamiyeotjiman
Honestly, at first I didn’t know, though it was an accidental encounter
Sejujurnya, pada awalnya aku tidak tahu, meskipun itu perjumpaan yang tak disengaja
Ijaeggeot nan gippeumbodan apeumeul duh manhi baewutseo
Till now, I’ve learned more about sorrow than happiness
Hingga sekarang, aku telah belajar lebih banyak tentang kesedihan daripada kebahagiaan

Noonmoori manatdun najiman nuh-aegaen ootseumman joolggeoya
Though I was full of tears, I will bring you only laughter
Meskipun aku penuh dengan tangis air mata, aku hanya akan memberikanmu tawa canda
Ijaeseoya nae banjjokeul chajatnabwa
I must have finally found my other half
Aku yakin akhirnya telah menemukan belahan diriku yang lain
Ireokae gaseumi ddwigo-itjana
My heart is racing like this
Hatiku berdegup kencang seperti ini


Chajatda naesarang naega chatdun saram
Found you my love, The person I’ve been searching for
Menemukanmu, cintaku, orang yang selama ini aku cari
Ddeugupgae anajoogoshipuh
I want to share a heated embrace with you
Aku ingin memberikan pelukan hangat denganmu
Gamanhi nooneul gamajoollae
Stay still and close your eyes
Tetap diam dan tutup matamu
Naega ibmatchweo joolsoo-itgae
So I can kiss you on the lips
Sehingga aku dapat mencium bibirmu

Saranghae neol saranghae
I love you, it’s you who I love
Aku mencintaimu, Itu adalah kamu, orang yang aku cintai
Chajatda Nae gyutae dool han saram
Found you The one person I’ll keep by my side
Menemukanmu, orang yang akan aku jaga di sisiku

Ma-eumeul dadatdun najiman nuh-aegaen naema-eum joolggeoya
Though I had kept my heart closed, I’ll give my heart to you
Meskipun aku menutup hatiku, aku akan memberikannya untukmu
Ijaeseoya nae banjjokeul chajatnabwa
I must have finally found my other half
Aku yakin akhirnya telah menemukan belahan diriku yang lain
Ireokae gaseumi ddwigo-itjana
My heart is racing like this
Hatiku berdegup kencang seperti ini

Chajatda naesarang naega chatdun saram
Found you my love, The person I’ve been searching for
Menemukanmu, cintaku, orang yang selama ini aku cari
Ddeugupgae anajoogoshipuh
I want to share a heated embrace with you
Aku ingin memberikan pelukan hangat denganmu
Gamanhi nooneul gamajoollae
Stay still and close your eyes
Tetap diam dan tutup matamu
Naega ibmatchweo joolsoo-itgae
So I can kiss you on the lips
Sehingga aku dapat mencium bibirmu

Saranghae neol saranghae
I love you, it’s you who I love
Aku mencintaimu, Itu adalah kamu, orang yang aku cintai
Chajatda Nae gyutae dool han saram
Found you The one person I’ll keep by my side
Menemukanmu, orang yang akan aku jaga di sisiku


Dadchyeotdun naema-eum apeun sangchuh da anajoon saram
The person who embraced all the painful wounds on my closed heart
Orang yang memeluk semua luka menyakitkan di hatiku yang tertutup
Duh manhi saranghaejoogo shipeo unjaekkajina
I want to love you more and more, for eternity
Aku ingin mencintaimu lebih dan lebih lagi, untuk selama-lamanya

Chajatda naesarang naega chatdun saram
Found you my love, The person I’ve been searching for
Menemukanmu, cintaku, orang yang selama ini aku cari
Ddeugupgae anajoogoshipuh
I want to share a heated embrace with you
Aku ingin memberikan pelukan hangat denganmu
Gamanhi nooneul gamajoollae
Stay still and close your eyes
Tetap diam dan tutup matamu
Naega ibmatchweo joolsoo-itgae
So I can kiss you on the lips
Sehingga aku dapat mencium bibirmu
Gamanhi nooneul gamajoollae
Stay still and close your eyes
Tetap diam dan tutup matamu
Naega ibmatchweo joolsoo-itgae
So I can kiss you on the lips
Sehingga aku dapat mencium bibirmu

Saranghae neol saranghae
I love you, it’s you who I love
Aku mencintaimu, Itu adalah kamu, orang yang aku cintai
Chajatda Nae gyutae dool han saram
Found you The one person I’ll keep by my side
Menemukanmu, orang yang akan aku jaga di sisiku
Gomapda Nae gyutae wajoseo
Thank you For coming to my side
Terima kasih karena telah datang ke diriku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI NOVEL : HIPERNOVA Sang Paradoks, Pesujud dan Monotheisme

JUDUL BUKU : HIPERNOVA | PENULIS : FARIZA AULIA JASMINE TEBAL BUKU : 230 HALAMAN | PENERBIT : TIGA SERANGKAI TAHUN TERBIT : 2018  GENRE : RELIGI, FIKSI | NILAI : 4/5      Tuhan tidak lain hanyalah proyeksi manusia. Begitulah pandangan Novae, sosok perempuan yang berprofesikan model terkenal penderita albino. Ia telah kehilangan kepercayaannya terhadap Tuhannya. Berawal sejak peristiwa yang telah terjadi yang dialaminya pada tragedi tsunami di Aceh tahun 2004. Selain itu ia juga kehilangan saudara-saudaranya dan juga keyakinannya sendiri terhadap hidup.      “Selain Tuhan adalah proyeksi manusia, saat ini ketuhanan menjadi ajang bisnis bagi para umat ‘berkostum’ laksana malaikat, padahal lebih menyeramkan dari kostum hallowen . Mereka memasang karakter, image , bahkan menjual ayat-ayat yang disebut suci untuk sesuap nasi. Sialnya, banyak orang yang menyanggupi menggelontoran uang bernominal sangat besar sebagai konsumen mereka. Oh... sungg...

Eksistensi VS Figuritas

 “Saat diamnya penjual es teh mampu menjatuhkan sosok pendakwah yang sombong. Maka di situlah Allah munculkan the power of netizen .” Video viral yang kini beredar mengenai penjual es teh menjadi sorotan tajam bagi netizen. Hal itu terjadi karena adanya perundungan verbal di ruang publik oleh sosok yang namanya tersematkan ‘Gus’. Situasi tersebut semakin memanas, saat video lainnya juga muncul dan menampilkan hal serupa di mana sosok yang bernama Miftah Maulana Habiburrohman, atau lebih dikenal dengan Gus Miftah, adalah seorang mubaligh dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman melontarkan kata-kata yang kasar pada lawan bicaranya. Adab dulu baru ilmu adalah Al adabu Fauqol 'ilmi. Pepatah ini mengandung makna bahwa adab lebih tinggi daripada ilmu. Hal ini kembali menjadi nasehat terbaik bagi kita dalam berinteraksi di masyarakat. Sebab mulutmu adalah harimaumu menjadi senjata mematikan yang dapat membunuh siapa saja, bagi mereka yang tak mampu menahan diri berucap kasar dan m...

Kecil tapi Nyata

Kecil tapi Nyata.... Suatu hari, seorang pemuka agama dimintai bantuan oleh seorang wanita malang yang tidak punya tempat berteduh. Karena sangat sibuk, pemuka agama itu berjanji akan mendoakan wanita tersebut. Beberapa saat kemudian wanita itu menulis puisi seperti ini : Saya kelaparan ... dan Anda membentuk kelompok diskusi untuk membicarakan kelaparan saya Saya tergusur ... dan Anda ke tempat ibadah untuk berdoa bagi kebebasan saya Saya ingin bekerja .... dan Anda sibuk mengharamkan pekerjaan yang Anda anggap tidak pantas, padahal halal dan saya membutuhkannya Saya sakit ... dan Anda berlutut bersyukur kepada Allah atas kesehatan Anda sendiri Saya telanjang, tidak punya pakaian ... dan Anda mempertanyakan dalam hati kesopanan penampilan saya, bahkan Anda menasehati saya tentang aurat. Saya kesepian ... dan Anda meninggalkan saya sendirian untuk berdoa Anda kelihatan begitu suci, begitu dekat kepada Allah tetapi saya tetap amat lapar, kesepian, dan kedingi...