Langsung ke konten utama

Suatu tulisan yang aneh

Entahlah apa yang kurasakan sekarang ini...
Pernahkah kau merasa sedih, tapi yang keluar adalah suatu tawa??
Pernahkah kau merasa bahagia, tapi yang keluar adalah suatu tangis??
Pernahkah kau merasa sakit, tapi yang kau rasa adalah suatu hal yang lucu??
Pernahkah kau merasa lucu, tapi yang kau rasa adalah suatu ketakutan??
ataukah sebaliknya...?!

Setiap manusia, setiap makhluk hidup pasti memiliki problema masalah masing-masing. Entah apa itu? yang pasti semuanya berbeda, terkadang sama bahkan tak sama. Ringan ataukah berat itu tergantung cara kita menyikapinya...

Pernahkah kau merasa sendiri? Padahal kau berada ditengah-tengah khalayak ramai? Ataukah kau merasa dirimu sendiri adalah orang yang paling malang?
Pasti jawaban setiap orang berbeda.

Aku pun sedikit bingung dengan tulisan ini. Apakah aku sedang marah? sedih? bahagia? atau sedang jatuh cinta? atau galau? hehehe gubrak....

Yang pasti entah mengapa saat ini aku sendiri merasakan "aku butuh istirahat". Bukan karena aku lelah bekerja, mungkin saat ini hatiku sedang kacau. Ataukah ini pertanda bahwa akan ada seseorang yang akan menjemputku, yaitu Malaikat Izroil. Apakah aku siap?

aku ingin teriak rasanya.. aku ingin curhat. aku ingin berkeluh kesah. aku ingin menangis mengadu. aku ingin mengeluh. Ya Allah, hanya padaMu ku berdo'a dan berkeluh kesah. Entah apa yang terjadi padaku. Engkaulah Yang Maha Mengetahui....

Innallaha ma'ana.... :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI NOVEL : HIPERNOVA Sang Paradoks, Pesujud dan Monotheisme

JUDUL BUKU : HIPERNOVA | PENULIS : FARIZA AULIA JASMINE TEBAL BUKU : 230 HALAMAN | PENERBIT : TIGA SERANGKAI TAHUN TERBIT : 2018  GENRE : RELIGI, FIKSI | NILAI : 4/5      Tuhan tidak lain hanyalah proyeksi manusia. Begitulah pandangan Novae, sosok perempuan yang berprofesikan model terkenal penderita albino. Ia telah kehilangan kepercayaannya terhadap Tuhannya. Berawal sejak peristiwa yang telah terjadi yang dialaminya pada tragedi tsunami di Aceh tahun 2004. Selain itu ia juga kehilangan saudara-saudaranya dan juga keyakinannya sendiri terhadap hidup.      “Selain Tuhan adalah proyeksi manusia, saat ini ketuhanan menjadi ajang bisnis bagi para umat ‘berkostum’ laksana malaikat, padahal lebih menyeramkan dari kostum hallowen . Mereka memasang karakter, image , bahkan menjual ayat-ayat yang disebut suci untuk sesuap nasi. Sialnya, banyak orang yang menyanggupi menggelontoran uang bernominal sangat besar sebagai konsumen mereka. Oh... sungg...

Eksistensi VS Figuritas

 “Saat diamnya penjual es teh mampu menjatuhkan sosok pendakwah yang sombong. Maka di situlah Allah munculkan the power of netizen .” Video viral yang kini beredar mengenai penjual es teh menjadi sorotan tajam bagi netizen. Hal itu terjadi karena adanya perundungan verbal di ruang publik oleh sosok yang namanya tersematkan ‘Gus’. Situasi tersebut semakin memanas, saat video lainnya juga muncul dan menampilkan hal serupa di mana sosok yang bernama Miftah Maulana Habiburrohman, atau lebih dikenal dengan Gus Miftah, adalah seorang mubaligh dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman melontarkan kata-kata yang kasar pada lawan bicaranya. Adab dulu baru ilmu adalah Al adabu Fauqol 'ilmi. Pepatah ini mengandung makna bahwa adab lebih tinggi daripada ilmu. Hal ini kembali menjadi nasehat terbaik bagi kita dalam berinteraksi di masyarakat. Sebab mulutmu adalah harimaumu menjadi senjata mematikan yang dapat membunuh siapa saja, bagi mereka yang tak mampu menahan diri berucap kasar dan m...

Kecil tapi Nyata

Kecil tapi Nyata.... Suatu hari, seorang pemuka agama dimintai bantuan oleh seorang wanita malang yang tidak punya tempat berteduh. Karena sangat sibuk, pemuka agama itu berjanji akan mendoakan wanita tersebut. Beberapa saat kemudian wanita itu menulis puisi seperti ini : Saya kelaparan ... dan Anda membentuk kelompok diskusi untuk membicarakan kelaparan saya Saya tergusur ... dan Anda ke tempat ibadah untuk berdoa bagi kebebasan saya Saya ingin bekerja .... dan Anda sibuk mengharamkan pekerjaan yang Anda anggap tidak pantas, padahal halal dan saya membutuhkannya Saya sakit ... dan Anda berlutut bersyukur kepada Allah atas kesehatan Anda sendiri Saya telanjang, tidak punya pakaian ... dan Anda mempertanyakan dalam hati kesopanan penampilan saya, bahkan Anda menasehati saya tentang aurat. Saya kesepian ... dan Anda meninggalkan saya sendirian untuk berdoa Anda kelihatan begitu suci, begitu dekat kepada Allah tetapi saya tetap amat lapar, kesepian, dan kedingi...