Langsung ke konten utama

Menjadi Princess



 "Menjadi Princess"


Rasanya pingin deh jadi seorang putri. Nggak mesti kaya harta, yang penting adalah kaya hati. Disukai dan dicintai banyak orang. Meskipun pasti ada aja deh, yang nggak suka sama "Princess". Entah itu iri hati dan nggak ingin ada saingannya. Tapi ending-nya itu lhoo... Bertemu dengan seorang "Pangeran" tampan. Hohoho... Hayo siapa sih yang nggak iri? (*__*)

Hmm, tapi apa ada ya? di dunia nyata begini ketemu "Pangeran" .
Seperti mimpi aja deh... Biasanya itu kan hanya ada di dongeng atau cuma cerita belaka. Eitss, jangan pesimis gitu dong, tenang-tenang... Kita pasti menemukannya kok di dunia nyata. Suatu saat nanti..........
Yak, suatu saat nanti. Yang pasti dari sekarang kita harus mempersiapkan diri. Karena "Laki-laki baik hanya untuk Perempuan baik-baik juga" (QS. An-nur : 26). Jadi, sebelum kita bermimpi terlalu tinggi, cobalah untuk bercermin.

BERCERMIN. yaak, bercermin dan katakan "Apakah aku pantas mendapatkan hal itu?"
Sulitkah kita menjadi perempuan baik? Coba lihat cerita "Cinderella", "Bawang merah & Bawang putih", "Princess and Frog", de el el deh... emang sih, agak sulit. Banyak godaan, ujian, terpaan, tapi itulah kenyataannya.

"Jika kita ingin mendapatkan sesuatu yang terbaik, berusahalah dan jadilah yang terbaik. Maka keinginanmu akan berhasil. Jangan lupa untuk berdo'a."

Jika saat ini kamu merasa tidak cantik, jangan pernah katakan TIDAK. tapi mungkin masih BELUM.
Cobalah dirubah. Merawat diri dan memperhatikan diri. Jika saat ini kamu merasa tidak baik. jangan katakan TIDAK. Tapi masih BELUM. Cobalah jadi baik. Perbanyaklah TERSENYUM. Karena dirimu akan lebih terlihat CANTIK. Tak hanya penampilan fisik, cobalah LEBIH memperhatikan ROHANI. Karena kecantikan sesungguhnya terdapat di dalam, bukan di luar.

Bagaimana dengan IBADAH mu? Apakah lancar? Jika belum, kerjakanlah. Masih ada KESEMPATAN.
Intropeksi dirilah. Mari kita saling mengingatkan. Karena sebenernya itu, HAPPY ENDING-nya bukan di dunia saja, melainkan di AKHIRAT.

Siapa yang mau bahagia dan sukses di dunia & akhrat???
Aku dan kamu. KITA.

Semoga kita bisa menjadi "Princess" yang BERKUALITAS.
amiin... ^__^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI NOVEL : HIPERNOVA Sang Paradoks, Pesujud dan Monotheisme

JUDUL BUKU : HIPERNOVA | PENULIS : FARIZA AULIA JASMINE TEBAL BUKU : 230 HALAMAN | PENERBIT : TIGA SERANGKAI TAHUN TERBIT : 2018  GENRE : RELIGI, FIKSI | NILAI : 4/5      Tuhan tidak lain hanyalah proyeksi manusia. Begitulah pandangan Novae, sosok perempuan yang berprofesikan model terkenal penderita albino. Ia telah kehilangan kepercayaannya terhadap Tuhannya. Berawal sejak peristiwa yang telah terjadi yang dialaminya pada tragedi tsunami di Aceh tahun 2004. Selain itu ia juga kehilangan saudara-saudaranya dan juga keyakinannya sendiri terhadap hidup.      “Selain Tuhan adalah proyeksi manusia, saat ini ketuhanan menjadi ajang bisnis bagi para umat ‘berkostum’ laksana malaikat, padahal lebih menyeramkan dari kostum hallowen . Mereka memasang karakter, image , bahkan menjual ayat-ayat yang disebut suci untuk sesuap nasi. Sialnya, banyak orang yang menyanggupi menggelontoran uang bernominal sangat besar sebagai konsumen mereka. Oh... sungg...

Eksistensi VS Figuritas

 “Saat diamnya penjual es teh mampu menjatuhkan sosok pendakwah yang sombong. Maka di situlah Allah munculkan the power of netizen .” Video viral yang kini beredar mengenai penjual es teh menjadi sorotan tajam bagi netizen. Hal itu terjadi karena adanya perundungan verbal di ruang publik oleh sosok yang namanya tersematkan ‘Gus’. Situasi tersebut semakin memanas, saat video lainnya juga muncul dan menampilkan hal serupa di mana sosok yang bernama Miftah Maulana Habiburrohman, atau lebih dikenal dengan Gus Miftah, adalah seorang mubaligh dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman melontarkan kata-kata yang kasar pada lawan bicaranya. Adab dulu baru ilmu adalah Al adabu Fauqol 'ilmi. Pepatah ini mengandung makna bahwa adab lebih tinggi daripada ilmu. Hal ini kembali menjadi nasehat terbaik bagi kita dalam berinteraksi di masyarakat. Sebab mulutmu adalah harimaumu menjadi senjata mematikan yang dapat membunuh siapa saja, bagi mereka yang tak mampu menahan diri berucap kasar dan m...

Kecil tapi Nyata

Kecil tapi Nyata.... Suatu hari, seorang pemuka agama dimintai bantuan oleh seorang wanita malang yang tidak punya tempat berteduh. Karena sangat sibuk, pemuka agama itu berjanji akan mendoakan wanita tersebut. Beberapa saat kemudian wanita itu menulis puisi seperti ini : Saya kelaparan ... dan Anda membentuk kelompok diskusi untuk membicarakan kelaparan saya Saya tergusur ... dan Anda ke tempat ibadah untuk berdoa bagi kebebasan saya Saya ingin bekerja .... dan Anda sibuk mengharamkan pekerjaan yang Anda anggap tidak pantas, padahal halal dan saya membutuhkannya Saya sakit ... dan Anda berlutut bersyukur kepada Allah atas kesehatan Anda sendiri Saya telanjang, tidak punya pakaian ... dan Anda mempertanyakan dalam hati kesopanan penampilan saya, bahkan Anda menasehati saya tentang aurat. Saya kesepian ... dan Anda meninggalkan saya sendirian untuk berdoa Anda kelihatan begitu suci, begitu dekat kepada Allah tetapi saya tetap amat lapar, kesepian, dan kedingi...